Sejarah dunia mencatat Adolf Hitler lahir di Braunau am Inn, Austria, pada 20 April 1889. Namun, bagaimana jika catatan sejarah yang selama ini kita kenal ternyata menyembunyikan cerita lain?
Sebuah teori alternatif yang terdengar hampir mustahil menyebut bahwa Hitler sebenarnya lahir ribuan kilometer dari Austria, tepatnya di Banten, Hindia Belanda.
Teori tersebut bermula dari cerita mengenai sebuah dokumen kolonial Belanda dari tahun 1889. Dalam dokumen itu konon tercatat kelahiran seorang bayi laki-laki keturunan Eropa di wilayah Banten.
Tidak ada nama Adolf Hitler.
Namun terdapat sebuah keterangan aneh:
“Anak dipindahkan ke Eropa. Identitas keluarga dirahasiakan.”
Kebetulan, tanggal kelahirannya disebut berada pada April 1889, bulan dan tahun yang sama dengan kelahiran Hitler.
Apakah hanya kebetulan?
Misteri Bayi dari Banten
Pada akhir abad ke-19, Banten merupakan bagian dari Hindia Belanda. Banyak pegawai, pedagang, tentara, dan pejabat Eropa tinggal atau bekerja di wilayah tersebut.
Menurut teori ini, ayah biologis bayi tersebut adalah seorang pria Eropa yang bekerja di Hindia Belanda.
Sementara ibunya diduga perempuan lokal.
Hubungan keduanya dianggap dapat menimbulkan skandal sehingga identitas sang ibu tidak dimasukkan secara lengkap ke dalam dokumen kolonial.
Tidak lama setelah bayi tersebut lahir, sebuah keputusan dibuat.
Anak itu harus dibawa ke Eropa.
Perjalanan Rahasia Menuju Austria
Bayi tersebut konon dibawa dari Banten menuju Batavia sebelum dinaikkan ke kapal yang berlayar menuju Eropa.
Perjalanan dari Hindia Belanda ke Eropa ketika itu membutuhkan waktu berminggu-minggu.
Ia disebut sempat tiba di Belanda sebelum akhirnya dibawa menuju Austria.
Di Austria, identitas lamanya menghilang.
Dokumen baru muncul.
Bayi tersebut kemudian dibesarkan sebagai anggota keluarga Hitler.
Namanya:
Adolf Hitler.
Jika cerita ini benar, Hitler tentunya tidak akan mengingat Banten karena meninggalkan Hindia Belanda ketika masih bayi.
Namun teori tersebut menjadi jauh lebih aneh ketika muncul cerita mengenai sebuah foto tua.
Foto Misterius dari Serang
Pada tahun 1970-an, sebuah keluarga di Serang konon menemukan foto peninggalan leluhur mereka.
Foto itu diperkirakan berasal dari akhir abad ke-19.
Beberapa orang Eropa terlihat berdiri di depan sebuah rumah kolonial, sementara seorang perempuan menggendong bayi laki-laki.
Tidak ada sesuatu yang luar biasa sampai seseorang memperhatikan tulisan di bagian belakang foto:
“April 1889. Anak A. sebelum berangkat ke Eropa.”
Siapa “Anak A.”?
Tidak pernah diketahui.
Foto tersebut dikabarkan kemudian hilang setelah rumah keluarga itu berpindah kepemilikan.
Tidak ada arsip resmi yang dapat membuktikan bahwa foto tersebut pernah ada.
Catatan Pelaut Belanda
Cerita lain menyebut keberadaan buku harian seorang pelaut Belanda yang melakukan perjalanan antara Batavia dan Rotterdam pada tahun 1889.
Dalam salah satu catatannya terdapat kalimat mengenai seorang penumpang yang tidak biasa:
“Bayi laki-laki dari Bantam yang akan dibawa kepada sebuah keluarga di Austria.”
“Bantam” merupakan penyebutan lama yang digunakan bangsa Eropa untuk Banten.
Nama bayi tersebut tidak dituliskan.
Namun waktunya kembali bertepatan dengan tahun kelahiran Hitler.
Inilah yang kemudian membuat teori tersebut berkembang.
Mengapa Asal-usul Itu Harus Disembunyikan?
Di sinilah teori konspirasi tersebut menjadi semakin menarik.
Ketika Hitler dan Partai Nazi berkuasa di Jerman, propaganda mereka sangat menekankan gagasan mengenai ras dan keturunan.
Jika pemimpin Nazi ternyata memiliki hubungan biologis dengan Asia Tenggara, hal tersebut tentu akan menjadi kontradiksi besar terhadap propaganda yang mereka bangun sendiri.
Pendukung teori ini percaya bahwa setelah Hitler menjadi tokoh penting, orang-orang kepercayaannya mulai menelusuri berbagai dokumen mengenai asal-usul keluarganya.
Dokumen yang dianggap berbahaya kemudian dihancurkan.
Catatan kelahiran resminya tetap menunjuk Austria.
Sementara dokumen yang mungkin berada di Hindia Belanda perlahan menghilang akibat perang, pergantian pemerintahan, dan buruknya penyimpanan arsip kolonial.
Cerita Perempuan Tua dari Banten
Ada satu legenda lokal yang membuat cerita ini semakin misterius.
Konon pernah hidup seorang perempuan tua di Banten yang selama bertahun-tahun bercerita bahwa anak laki-lakinya dibawa orang Eropa ketika masih bayi.
Ia tidak pernah mengetahui apa yang terjadi kepada anak tersebut.
Puluhan tahun kemudian, ketika foto Hitler mulai muncul di surat kabar, perempuan itu dikabarkan terdiam cukup lama ketika melihat wajahnya.
Kemudian ia berkata:
“Matanya seperti anak yang dulu mereka bawa.”
Tidak ada bukti bahwa cerita tersebut benar-benar terjadi.
Bahkan lokasi desanya berubah tergantung versi cerita.
Ada yang menyebut Serang.
Ada yang mengatakan Anyer.
Versi lainnya mengatakan perempuan tersebut berasal dari sekitar kawasan Banten Lama.
Jadi, Benarkah Hitler Lahir di Banten?
Sejauh bukti sejarah yang dapat diverifikasi, jawabannya adalah tidak.
Catatan sejarah menunjukkan Adolf Hitler lahir di Braunau am Inn, Austria, pada 20 April 1889 dari pasangan Alois Hitler dan Klara Pölzl.
Tidak ada bukti sejarah kredibel yang menunjukkan Hitler lahir di Banten atau pernah dibawa dari Hindia Belanda ke Austria.
Dokumen rahasia, foto Serang, buku harian pelaut, serta perempuan tua dari Banten dalam cerita di atas merupakan bagian dari teori fiksi sejarah, bukan temuan sejarah yang terbukti.
Tetapi ada satu pertanyaan menarik yang menjadi inti cerita ini:
Bagaimana jika suatu hari sebuah arsip kolonial yang selama lebih dari satu abad tersimpan di Belanda akhirnya dibuka?
Di dalamnya terdapat manifest kapal tahun 1889.
Seorang bayi tercatat berangkat dari Bantam, Dutch East Indies menuju Eropa.
Tujuan akhirnya:
Austria.
Dan pada kolom nama hanya tertulis satu kata:
Adolf.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar